Berita

KESENIAN KUDA LUMPING MATI SURI AKIBAT PANDEMI COVID-19

  • 09-07-2021
  • firin.kalundra
  • 1579

Pagertoyo - Kesenian Jawa yang mencoba bertahan di tengah gempuran kemajuan zaman. Pandemi Covid-19 mengganggu segalanya, termasuk upaya pelestarian kesenian yang dikenal dengan pemain kesurupan itu. Dikenal dengan ciri khas aksi kesurupan membuat kesenian kuda lumping tetap digandrungi masyarakat sampai dengan saat ini. Suara alunan gamelan pengiring selalu menarik warga untuk berkumpul. Namun selama pandemi ini, aksi mereka terhenti. Tak ada lagi aksi makan kemenyan, bunga, sajen, makan beling hingga mengunyah bara api.

Turonggo Arum Sari” salah satu Kesenian Kuda Lumping yang dimiliki Desa Pagertoyo Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal ini adalah salah satu dari sekian banyak kesenian Kuda Lumping yang mengalami dampak begitu besar dari Pandemi Covid-19, karena perlu kita ketahui bahwa seperti kondisi pada saat ini yaitu dimana-mana  diberlakukan pembatasan kerumunan dan protokol kesehatan dan lain sebagainya, maka dengan ini otomatis tidak bisa menampilkan pertunjukan dan tidak bisa berjalan seperti biasanya karena dapat menimbulkan kerumunan yang mengakibatkan terjadinya penyebaran dan penularan Corona Virus Disease ( Covid-19 ).

Ketua Paguyuban Kuda Lumping Desa Pagertoyo Bapak Sutrisno menyampaikan bahwa yang pasti ada perubahan yang dirasakan saat ini begitu besar, karena sebelum pandemi melanda kita sering menampilkan pertunjukkan atau ditanggap oleh orang. Biasanya orang yang menanggap mempunyai suatu acara yang diisikan dengan hiburan kesenian kuda lumping acara tersebut seperti, khitanan, pernikahan, dan sampai hari-hari besar seperti hari kemerdekaan atau sekitar bulan agustus, ini biasanya dilaksanakan pada malam hari atau sore hari biasanya tergantung sesuai orang yang menanggapnya.

 Berbeda lagi dengan kondisi saat masa pandemi sekarang ini kita tidak bisa melakukan pertunjukan karena karena apabila dilaksanakan bisa menyebabkan kerumunan orang banyak dan pasti ini melanggar peraturan yang telah ditegakkan, Mungkin tidak di bidang kesenian saja yang merasakan dampak dari pandemi ini namun semua bidang ikut merasakannya tetapi kita tidak bisa menyalahkan keadaan karena sudah begini yang terjadi, tetap patuhi peraturan yang berlaku dan intinya adalah kebudayaan atau kesenian yang sudah ada dari dulu sampai sekarang jangan sampai punah karena ini peninggalan dari nenek moyang kita dahulu kita harus wajib menjaganya dan melestarikan kebudayaan ini  dan semoga pandemi ini akan segera berakhir agar kita bisa melaksanakan aktifitas seperti semula sebelum pandemi melanda.

*

Share :

Cuaca Hari Ini

Rabu, 29 Mei 2024 18:08
Sedikit Berawan
31° C 31° C
Kelembapan. 83
Angin. 0.94